Diduga llegal, Peredaran Rokok Dengan Pita Cukai Palsu Kian Marak

TANJUNG SELOR, Realitas9.com – Setelah Pemerintah Pusat menaikkan pajak dan cukai tembakau maka akan berdampak pada kenaikan harga rokok dipasaran, sebagaimana yang telah diumumkan oleh kementrian keuangan Republik Indonesia beberapa waktu yang lalu. (Kamis 25 Mei 2023)

Namun, hal ini justru dimanfaatkan oleh pihak pihak yang ingin meraup keuntungan besar dengan cara menawarkan serta memasarkan produk rokoknya yang jauh lebih murah dan sangat terjangkau oleh banyak kalangan.

Pantauan awak media dilapangan, menemukan bahwa peredaran dari rokok tersebut ternyata sangat banyak dari berbagai jenis merek rokok, dan kemudian jika diteliti lebih detail, sangat mencurigakan antara harga dan isi rokok dalam bungkus tidak sesuai dengan cukai yang melekat.

Sementara itu, sekretaris Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kalimantan Utara Suryansyah,MS.Amd mengatakan, pentingnya pengawasan dan koordinasi antar lembaga terkait untuk menekan dan menindak para pemain yang berada dalam pusaran bisnis ini.

“Ini sangat merugikan karena tidak ada kontribusi untuk negara maupun daerah yang didapatkan dari cukai rokok tersebut, maka yang dirugikan adalah kita semua”, tuturnya.

Suryansyah juga mengatakan, bahwa hal ini sudah diatur dalam undang undang Nomor 38 Tahun 2007 tentang cukai serta undang undang kesehatan dan perlindungan konsumen serta ancaman pidananya.

“Saya berharap untuk pihak terkait baik pemerintah daerah, lembaga penegakan hukum baik kepolisian serta petugas bea cukai benar benar melakukan pengawasan serta menelusuri apa yang telah kita sampaikan ini agar mendapat perhatian serius oleh semua pihak”, tutupnya. (R9).

Related posts