KSOP Kelas III Bembahas Aktivitas Speedboat Non Reguler

TARAKAN, realitas9.com – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan menyoroti adanya penumpang yang turun dari kapal Pelni di Pelabuhan Malundung tidak seusai prosedur. Lantaran didapati ada penumpang yang turun dari kapal Pelni, kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan speedboat nonreguler.

Kegiatan tersebut selain dianggap mengganggu aktivitas di Pelabuhan Malundung, namun berbahaya juga dengan keselamatan para penumpang, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan, Mukhlis Tohepaly mengatakan, pihaknya sering mendapati hal tersebut setiap kapal Pelni berlabuh di pelabuhan. Yaitu terdapat speedboat nonreguler kerap kali didapati sering bersandar dekat kapal Pelni yang membawa penumpang.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya pun bersama instansi terkait rapat koordinasi yang berlangsung kemarin (26/1). “Kami bersama Pelindo melihat dari sisi keselamatan penumpang bisa berbahaya makanya perlu dibenahi,” katanya.

Ia menambahkan, terdapat dua langkah yang akan diambil pihaknya bersama instansi terkait. Di antaranya melakukan pembenahan eksternal dan internal yang akan dilakukan bersama pemangku kepentingan lainnya.

Pihaknya akan melibatkan Pelindo IV Tarakan, Ditpolairud Polda Kaltara, Lantamal XIII Tarakan, Distrik Navigasi Tarakan serta Polres Tarakan, untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut. “Kalau dari pembenahan eksternal, itu nanti pihak speedboat nonreguler mengatur nakhoda dan anak buah kapal untuk mengangkut penumpang sesuai dengan rute yang ditentukan agen kapal,” ungkap Mukhlis.

Kemudian untuk pembenahan internal yakni, pihaknya akan memberikan imbauan dan perbaikan mekanisme pengamanan di dermaga Pelabuhan Malundung serta akan memperketat aturan saat penumpang turun.

Pihaknya mendapati bahwa para speedboat nonreguler tersebut mengambil penumpang yang akan melanjutkan perjalanan ke daerah lain. “Menurut penumpang akan lebih gampang menggunakan speedboat nonreguler dari Malundung. Biasanya ada 1 atau 2 speedboat nonreguler. Ini yang mau dibenahi,” bebernya. (R9)

Related posts