Warga Samarinda Ditikam Saat Tagih Bayar Utang

SAMARINDA, realitas9.com– Nasib Rustam (38), seorang warga Jalan Suryanata, Kelurahan Air Putih, Samarinda Ulu, sungguh malang. Niat baiknya untuk menagih uang yang dipinjam oleh seorang temannya, ia justru mendapat “hadiah” berupa tikaman.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7/5/2023) di Jalan Biawan, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir. Akibat tikaman tersebut, pria berusia 38 tahun itu mengalami luka robek di telinga kirinya. Namun, beruntung bagi Rustam, warga sekitar dan relawan segera mendapat informasi tersebut dan segera memanggil tim medis, sehingga Rustam mendapatkan pertolongan pertama.

Rustam mengungkapkan bahwa awalnya sekitar pukul 12.00 WITA, ia mendatangi seorang temannya yang dikenal dengan inisial J dengan niat menagih utang. Saat melakukan penagihan, Rustam menyatakan bahwa ia tidak menciptakan masalah atau keributan, hanya ingin menagih janji J yang sebelumnya meminjam uang sebesar Rp 2 juta darinya.

“Dia berjanji akan mengembalikan uang dalam waktu satu bulan, tapi sudah enam bulan berlalu dan belum ada pembayaran. Itulah sebabnya saya menagih. Uang Rp 2 juta tersebut katanya akan digunakan oleh J sebagai modal,” ucap Rustam ketika diwawancarai oleh awak media sembari menerima pertolongan pertama dari tim medis.

Saat ditagih Rustam, J tiba-tiba merasa tersinggung dan terjadilah pertengkaran di antara keduanya. Tak lama kemudian, karena emosi akibat penagihan hutang, J mengambil pisau dari dalam motornya dan langsung menusukkan ke arah kepala Rustam.

Untungnya, Rustam berhasil menghindar saat ditikam dan hanya terkena di bagian telinga kirinya. “Beruntung saya bisa menghindar, jika tidak, pasti wajah saya yang terkena,” ungkapnya.

Setelah menusukkan tikaman kepada Rustam, J langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Polisi segera mendapat informasi mengenai peristiwa tersebut dan mendatangi lokasi, serta membawa Rustam ke Rumah Sakit untuk menjalani visum.

Sementara itu, Aiptu Teguh Setiawan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidomulyo, menyatakan bahwa pelaku, J, saat ini sedang dalam pencarian. “Setelah melakukan tindakan kekerasan, pelaku langsung melarikan diri. Pihak kepolisian sedang berupaya mencari keberadaannya,” ujarnya singkat. (R9).

Related posts