Syarwani : Jangan Sampai Kearifan Lokal Yang Dimiliki Punah Oleh Kemajuan Jaman

BULUNGAN, realitas9.com – Bupati Bulungan Syarwani bersama Wakila Bupati Bulungan menghadiri pembukaan Hari Jadi Desa Jelarai selor ke-62, yang berlangsung di koridor rumah adat Uma’ Bilung Lung. Jumat, (18/11/22).

Tari kolosal yang menceritakan sejarah singkat tentang perkembangan desa jelarai selor yang dulu disebut dengan nama desa temi’it, mengawali pembukaan hari jadi desa Jelarai selor.

Syarwani mengungkapkan sangat senang bahwa anak-anak di desa jelarai selor mampuh memberikan tampilan yang tentu sangat tidak berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para leluhur sebelumnya.

” Ini adalah komitmen kita yang kuat dalam melestarikan dan menjaga warisan leluhur kita, ini juga merupakan budaya yang diwariskan oleh para leluhur kita,” ungkap Syarwani.

Saya berpesan, bahwa jangan sampai kearifan lokal yang dimiliki warga desa jelarai selor punah oleh kemajuan jaman, sehingga warga desa jelarai selor, tidak dapat mewarisi nilai-nilai sejarah, nilai kesenian dan kearifan lokal yang merupakan warisan dari para leluhur.

” Saya yakin dan percaya kalau ini mampu kita kemas secara baik, tentu akan mampu menjadi daya tarik, bagi masyarakat yang berada di luar dari kabupaten Bulungan untuk menyaksikan keaslian dan kearifan lokal, dari warga masyarakat kabupaten Bulungan khsusunya di wilayah desa jelarai selor,” ujar Syarwani.

Syarwani juga mengajak kepada masyarakat kabupaten Bulungan khususnya masyarakat desa jelarai selor untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah kabupaten Bulungan.

” Mari kita rajut kebersamaan, mari kita jaga persatuan dan kekompakan, mar kita senguyun bersama menjaga desa jelarai selor ini. Karena modal utama kita membangun kabupaten bulungan adalah persatuan dan kekompakkan kita bersama,” tuntas Syarwani. (#9).

Related posts