Silahkan Daftar Caleg, Tapi Harus Mengundurkan Diri Dari ASN

TARAKAN, Realitas9.com – Beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan berencana menjadi bakal calon legislatif (Bacaleg). Wali Kota Tarakan, Khairul menegaskan, bahwa silahkan saja berpolitik asalkan sudah pensiun atau mengundurkan diri sebagai ASN.

“Tidak ada masalah kan, hak demokrasi masing-masing karena kalau sudah pensiun tidak lagi menjadi tanggung jawab wali kota, apalagi pada saat mendaftar harus mundur atau sudah mengundurkan dirilah,” terangnya, Selasa (9/5/2023).

Disinggung apakah sudah ada komunikasi dari para ASN yang akan mencalonkan diri sebagai bacaleg, Khairul mengaku sudah ada beberapa yang meminta izin dan berkomunikasi dengannya.

Oleh karena itu, dirinya menegaskan bila masih menjabat sebagai ASN, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri. Namun, apabila sudah pensiun secara resmi tinggal mengajukan surat keterangan ke BKPSDM (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia).

“Ada beberapa orang, ada tiga orang yang sebenarnya mau maju, silahkan saja karena itu hak demokrasi. Mau masuk ke politik silahkan saja, saya kira bagus saja. Cuma kalau ASN harus melepas semua atribut dan status kepegawaiannya. Kalau sudah resmi mendaftar harus lepas semua dan harus mundur jika masih menjabat,”.

Lebih lanjut dikatakan Khairul, jika statusnya memang sudah pensiun, maka tidak perlu lagi izin kepadanya karena sudah bebas. tegasnya.

Berdasarkan informasi yang berkembang di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan, ketiga orang ASN yang akan maju sebagai bacaleg ini diantaranya adalah Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Hanip Matiksan, Asisten I Sekretariat Pemkot Tarakan, Tarmiji, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Tarakan Mariam. (R9).

Related posts