RSU Carsa Diresmikan, Bisa Melayani Pasien BPJS Kesehatan

TARAKAN, realitas9.com – Selama ini, Rumah Sakit Umum Carsa hanya melayani pasien umum, namun mulai 1 Mei sudah bisa memberikan pelayanan peserta BPJS Kesehatan. Hal ini akan memberikan pilihan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lebih baik.

Wali Kota Tarakan Khairul saat melakukan grand opening pelayanan BPJS Kesehatan di RSU Carsa, Senin (1/5/2023) mengatakan, selain BPJS Kesehatan juga melayani BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja.

“Di sini ada 54 tempat tidur, terbagi menjadi beberapa kelas. Untuk VVIP ada 3 tempat tidur, kelas 3 ada 8 tempat tidur, isolasi ada 5 tempat tidur, ICU ada 3 tempat tidur, PICU ada 2 tempat tidur, sisanya dibagi untuk kelas 2 dan kelas 1,” terangnya.

Sedangkan untuk poli ada kebidanan dan kandungan, bedah, penyakit dalam, dan anak atau 4 besar pelayanan dasar. Saat RSU Carsa juga sedang mengupayakan pelayanan penyakit jantung dan mata. Lalu, untuk operasi bisa dilakukan untuk bedah umum yang bukan sub spesialis serta THT dan mata.

“Sudah ada pasien rawat inap, sudah lakukan operasi juga sampai malam. Kemarin saat masih klinik utama belum bisa operasi, sekarang sudah rumah sakit umum bisa melakukan operasi sesuai standart. Untuk tenaga keseharan saat ini ada sekitar 80 orang. Nanti akan ditambah, tergantung perkembangan jumlah pasien dan kebutuhan. Saat ini masih menyesuaikan dulu,” papar Khairul.

Dengan adanya pelayanan BPJS Kesehatan, jumlah pasien akan semakin meningkat apalagi di Tarakan 97 persen penduduknya sudah menjadi peserta jaminan kesehatan ini. Sebagai rumah sakit tipe D, RSU Carsa akan menjadi rumah sakit rujukan pertama.

“Fasilitas kesehatan harus diperbanyak, sehingga masyarakat punya alternatif untuk berobat. Karena dimana-mana, kalau single priority itu tidak bagus. Sehingga semakin banyak pelayanan akan ada kompetisi sehingga meningkatkan kualitas pelayanan,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, ada beberapa rumah sakit jaringan international dan nasional yang akan buka di Tarakan seperti Hermina dan Siloam. Sehingga, Tarakan diharapkan menjadi salah satu kota rujukan kesehatan di Kalimantan. (R9*)

Related posts