Pansel Buka Pendaftaran Seleksi Terbuka Untuk Kepala OPD

TARAKAN, Realitas9.Com – Panitia seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama membuka pendaftaran seleksi terbuka untuk menempati posisi Kepala Dinas Pendidikan; Sekretaris Dewan; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu;  serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan.

Kepala Pansel yang juga Sekretaris Daerah Kota Tarakan, Hamid Amren mengatakan, tiga jabatan yang kosong selama ini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Meskipun untuk Satpol PP dan Pemadam Kebakaran saat ini masih dijabat oleh Hanip Matiksan, namun mulai 1 Juni 2023 nanti yang bersangkutan memasuki masa pensiun, sehingga akan terjadi kekosongan jabatan eselon II di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penegak peraturan daerah ini.

“Sesuai arahan Bapak Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Pak Wali Kota, untuk segera dilaksanakan proses seleksi terbuka untuk pejabat di lingkup Pemkot Tarakan. Kemudian, yang bisa mendaftar boleh dari pegawai di kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Utara, jadi bukan hanya dari Tarakan,” terangnya.

Sedangkan untuk syarat sesuai yang telah diatur didalam pengumuman ada 15 poin, khusus untuk Satpol PP dan Pemadam Kebakaran diutamakan yang memiliki sertifikat PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil), namun jika tidak ada selama masih memenuhi syarat lainya tetap boleh mendaftar.

“Kemarin saya dengan teman-teman pansel sudah mengikuti pengarahan ke KASN langsung lewat zoom, syarat minimal adalah pangkat pembina golongan 4a, mempunyai pengalaman jabatan setidaknya 5 tahun pada jabatan yang sama dan lain lain. Termasuk harus melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN),” ungkapnya.

Jika nantinya setiap jabatan yang kosong minimal ada 3 orang pendaftar maka bisa langsung dilakukan seleksi, namun jika tidak akan dilakukan perpanjangan. Sedangkan untuk tim pansel diketuai oleh Sekda Kota Tarakan, anggota Rektor UBT (Universitas Borneo Tarakan), Direktur Politeknik Nunukan, dan dari STIE Bulungan Tarakan.

Seleksi pertama adalah administrasi, baru dilakukan assessment tes semacam tes psikologi, wawancara dan lain sebagainya. Selain itu, akan ada juga penulisan makalah yang ditulis setelah mendapatkan kisi-kisi dan judul dari pansel, sehingga tidak bisa dibuat di rumah. Setelah itu, presentase di hadapan tim.

“Bahkan arahan kemarin tidak boleh bawa USB, sehingga memungkinkan bikin makalah di rumah. Tetapi ini sulit dilakukan kalau judulnya belum tahu, karena materi baru diberikan saat proses seleksi, tetapi materi makalah tidak jauh dari OPD yang yang dilamar,” pungkasnya. (R9*).

Related posts