Hukum Tajwid Surat Ali Imran Ayat 159, Disertai Penjelasan dan Cara Baca yang Benar

Hukum Tajwid Surat Ali Imran ayat 159 penting diperhatikan dan diketahui Muslim agar tidak salah dalam membacanya. Surat Ali Imran masuk dalam golongan Surat madaniyyah karena diturunkan di periode Madinah sewaktu Nabi SAW hijrah. Surat Ali Imran berjumlah 200 ayat. BACA JUGA: Hukum Tajwid Surat At Taubah Ayat 105, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Baca Membaca Al Quran memang harus mengetahui tajwid dan makharijul huruf. Karena itu, bagi orang yang belum mampu membaca Al Quran sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu Tajwid wajib hukumnya untuk berusaha membaguskan bacaannya sehingga mencapai standar yang telah ditetapkan. Dikutip dari Buku Qur’an & Hadis MTs Kelas VII Kemenag, hukum mempelajari Ilmu tajwid adalah Fardhu Kifayah, sedang membaca Al Qur’an dengan baik dan benar sesuai ilmu tajwid hukumnya Fardhu Ain.

Beserta Artinya, Lengkap dengan Penjelasan Tajwid menurut bahasa adalah tahsin, yang artinya memperindah. Adapun menurut istilah dan mustahaknya (orang yang membaca Al Quran) wajib menerapkan tajwid saat membaca ayat-ayat Al Quran. Maka dapat dikatakan Ilmu Tajwid adalah pengetahuan tentang kaidah serta cara-cara membaca Al Quran dengan mengeluarkan huruf dari makhrojnya serta memberi hak dan mustahaknya. Perintah membaca Al Quran dengan tartil disebutkan dalam Surat Al Muzzamil ayat 4. Allah SWT

berfirman: اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ

Artinya: Atau lebih dari seperdua itu, Dan bacalah al-Quran itu dengan perlahan-lahan. (QS. Surat Al Muzzamil: 4) Hukum Tajwid Surat Ali Imran ayat 159 Ada banyak hukum tajwid dalam Surat Ali Imran Ayat 159 ini di antaranya Mad Thobi’i, Idzhar Syafawi, Alif Lam Qamariyah, dan Ikhfa Haqiqi. Berikut bunyi Surat Ali Imran Ayat 159, Arab, Latin dan Artinya:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَمْرِۚ فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ ١٥٩ Latin: Fabimaa rahmatin minallaahi linta lahum walau kunta fadhan ghaliidhanl qalbi langfadhuuu min haulik fa’fu ‘anhum wastaghfirlahum wasyaaa wirhum fil amri, faidzaa ‘azamta fatawakkal ‘alallaahi innallaaha yuhibbul mutawakkiliiin. Artinya: Maka, berkat rahmat Allah engkau (Nabi Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam segala urusan (penting). Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.

 

sulsel.inews.id/berita/hukum-tajwid-surat-ali-imran-ayat-159.

 

Related posts