Hadiri Deklarasi ASPRINDO, Gubernur Berharap Sinergi dengan Pemerintah

TANJUNG SELOR, realitas9.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri acara Deklarasi dan Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) se-Provinsi Kaltara, Senin (24/10/2022).

Kegiatan dilangsungkan di Grand Ballroom, Jalan Cempedak, Tanjung Selor. Acara pelantikan diawali dengan menampilkan tarian khas dari suku Dayak Kaltara.

Dalam kesempatan itu, Gubernur berharap ke depan Asprindo dapat bersinergi bersama pemerintah baik provinsi, kabupaten maupun kota untuk bersama memajukan Provinsi Kaltara.

“Kita harapkan ke depan Asprindo dapat bersinergi bersama pemerintah baik provinsi, kabupaten maupun kota untuk bersama memajukan Provinsi Kaltara (Rumah Kita.Red), khususnya dalam pengembangan obyek-obyek wisata,” ujar Gubernur Zainal dalam sambutannya.

Disebutkan, kiranya ada 5 desa di Kaltara yang telah diusulkan untuk dikembangkan bersama Asprindo. “Banyak kerjasama yang dapat lakukan, mudah-mudahan semua kegiatan yang kita lakukan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sekali selamat atas dilantiknya pengurus Asprindo Kaltara” ucapnya.

Sementara Ketua Umum DPP Asprindo, H. Jose Rizal, MBA mengungkapkan bahwa pihaknya telah meninjau beberapa desa yang telah diajukan oleh Kaltara sebagai obyek wisata unggulan pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

“Sudah ditinjau belum lama ini. Yakni Desa Wisata Ardimulyo, Pulau Sapi, Metun Sajau, Lumbis Pansiangan dan Kota Tarakan, satu telah masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dengan duduk di ranking ke-36,” ungkap Rizal.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi sebuah desa wisata yang masuk dalam penilaian ADWI, diantaranya adalah Lingkungan yang dekat dengan masyarakat, akses infrastruktur jalan, Homestay, dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

“Agar ekonomi masyarakat bergeliat, desa wisata bukan hanya pemandangan, namun apa yang menjadi kelebihan dan kekurangannya bisa dikembangkan, dan walaupun lima desa ini menjadi prioritas, belum tentu bisa diangkat tergantung apa yang bisa dikembangkan disitu,” ungkapnya.

Desa dan masyarakat memiliki peran besar dalam mengembangkan keunggulan pariwisata serta meningkatkan produk-produk bernilai ekonomi. “Untuk itu, penting sekali UMKM dan ekonomi kreatif supaya ekonomi masyarakat dapat bergerak,” tutup Jose. (DKISPKaltara)

Related posts