Disperindagkop dan UMKM Kaltara Musnahkan Produk Dari Malaysia 

TANJUNG SELOR, realitas9.com – Dinas Perindustrian, Perdagangan. Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali memusnahkan barang tak memiliki izin edar, di halaman kantor Disperindagkop dan UMKM Kaltara, Selasa (22/11).

Berdasarkan pantauan pewarta, pemusnahan barang ilegal dengan jenis gula pasir dan milo asal Malaysia dilakukan dengan cara dikubur. Sebelum dimusnahkan terlebih dahulu kemasannya dirusak menggunakan pisau.

Pemusnahan dilakukan langsung oleh perwakilan pemilik barang. Hal itu dilakukan agar ada efek jera bagi pemilik barang ilegal tersebut sehingga ke depan aksi itu tidak diulangi lagi. Jadi satu per satu gula dan milo Malaysia dirusak kemasannya dan dimasukkan ke dalam lubang tanah.

Tampak, petugas kepolisian dan dinas terkait menyaksikan pemusnahan. Pemilik hanya dapat pasrah dan mengikuti segala petunjuk yang diberikan petugas di lapangan. Hingga akhirnya, seluruh barang bukti yang sudah dipastikan kemasannya rusak dikubur.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltara, Hj. Hasriani menjelaskan, awal terungkapnya barang ilegal asal Malaysia  ini pada Senin malam (21/11) sekira pukul 19.30 WITA. Pihaknya mendapatkan informasi tengah berlangsung proses pembongkaran barang diduga ilegal. Akhirnya, informasi ditindaklanjuti dengan menerjunkan sejumlah stafnya.

“Malam itu langsung kami sikapi. Barang bukti yang tak miliki izin edar langsung diamankan. Hingga pada hari ini pasca adanya berita acara. Proses pemusnahan dilakukan,” jelasnya kepada Radar Kaltara.

Lanjutnya, saat itu didapati sebanyak 2 truk yang diduga membawa barang ilegal. Namun saat dilakukan pemeriksaan tidak seluruh barang di dalam truk ilegal. Ada sekitar 8 karung gula dan 2 dus milo yang terbukti tak miliki izin edar. Pemilik dan barang bukti pun diamankan.

“Sebelum dilaksanakan pemusnahan, kami tentunya melakukan koordinasi terlebih dahulu karena di sini kami bukan eksekutor. Tapi, kami memang masuk ke dalam tim pengawasan barang ilegal. Sehingga memang langkah cepat pun kami lakukan pada malam itu,” bebernya mengakhiri. (R9)

Related posts