Bupati : Masih Kekurangan 1.000 Tenaga Guru Di Bulungan

TANJUNG SELOR, realitas9.com – Pemkab Bulungan menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2023, di halaman Kantor Bupati Bulungan, Selasa (2/5/2023).  Dalam pidatonya, Bupati Bulungan, Syarwani mengakui jika berbagai upaya masih perlu dilakukan untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Bulungan.

Selain fasilitas pendidikan, SDM pendukung dalam hal ini tenaga pengajar perlu penambahan. Diperkirakan masih perlu sekitar 1.000 tenaga guru di Bulungan untuk memenuhi SDM pengajar di Bumi Tenguyun.

Menurut Syarwani, pihaknya telah menyampaikan surat usulan rekrutmen formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tenaga guru untuk tahun ini, melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Ada sekitar 100 formasi yang diusulkan dan diyakini bisa diakomodir. “Kita mengantisipasi adanya kekosongan tenaga guru, ketika ada yang purna tugas, kita masih menunggu persetujuan atau jawaban dari kementerian,” ujarnya. 

Meski belum bisa menutupi kebutuhan daerah terkait tenaga guru, menurutnya setidaknya adanya peluang PPPK itu bisa menstabilkan, ketika ada tenaga guru yang pensiun. Proses yang ada, Bulungan optimis tahun ini bisa melakukan seleksi PPPK tenaga guru.

“Secara resmi kita sudah melayangkan surat ke Kemenpan-RB. Tapi kita melihat beberapa kali kita mendengar pernyataan dari kementerian, tetap dilaksanakan untuk penerimaan di tahun 2023 ini,” ungkapnya

Selain tenaga pendidikan, tahun ini Pemda Bulungan juga mengusulkan sebanyak 143 formasi untuk tenaga kesehatan (Nakes). Ini juga untuk memenuhi kebutuhan nakes di daerah. Pada momen Hardiknas kali ini, menurutnya juga menjadi momentum untuk daerah dan seluruh pihak dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Bulungan.

“Berbagai hal menjadi perhatian, namun hari ini dengan konsep merdeka belajar, ruang kreativitas guru sudah luar biasa. Jadi guru tak sebatas rutinitas belaka, tetapi sudah ada inovasi, pembelajaran numerasi dan berbagai hal lainnya itu kita lakukan. Bahkan ketika ada potensi learning loss kita masih bisa mengejar, dengan penguatan 3 aspek, numerasi, literasi, dan karakter,” bebernya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan, Suparmin Seto menyampaikan, saat ini jumlah tenaga pendidikan di Bulungan sekitar 2.000 orang lebih, khususnya untuk yang berstatus PNS, jumlah itu di luar tenaga guru kontrak atau honorer. 

“Kalau diperkirakan kebutuhan tenaga pendidikan sekarang ini masih perlu kurang lebih 1.000 orang, tapi untuk memenuhi kebutuhan itu bisa saja dilakukan bertahap. Apalagi kita tahu tahun ini ada peluang PPPK dan itu juga jumlahnya kecil,” sebutnya

Sejauh ini untuk memenuhi kebutuhan tenaga guru, Disdikbud Bulungan juga memaksimalkan tenaga kontrak. Sementara ini diketahui, ada sekitar 325 orang guru kontrak. “Ada formasi 100 PPPK, Iya paling tidak bisa menutupi tenaga pendidikan yang sudah memasuki masa purna tugas. Karena memang tenaga pendidikan ini sangat dinamis. setiap tahun ada yang memasuki purna tugas,” pungkasnya. (R9*)

Related posts