Buka Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Syarwani Sampaikan Tiga Hal Penting

BULUNGAN, realitas9.com – Bupati Bulungan Syarwani Secara resmi membuka Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Tahun 2022. di Gedung BKPSDM Bulungan. Senin, (21/11/22). Uji kompetensi yang digelar secara terbuka dan kompetitif diikuti sebayak 25 pejabat tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Bulungan.

Dalam sambutannya Bupati Syarwani menyampaikan 3 hal, di antaranya Syarwani meminta Kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat menuntaskan seluruh program yang ada di tahun 2022 ini.

” Saya harap ini menjadi atensi dan keseriusan kita karena masi ada waktu sampai di bulan Desember 2022, kita masi bisa mengeksekusi kegiatan-kegiatan yang sudah ada di dalam DPA kita, ” ujar Syarwani

Syarwani juga meminta kepada OPD untuk, diselesaikan secara tuntas, dalam menyiapkan dokumen-dokumen terkait laproaan keuangan, baik secara fisik dan laporkan keuangannya, sehingga dapat memudahkan laporan keuangan tahun 2022, untuk di sampaikan kepada lembaga auditor yang diberikan kewenangan untuk mengaudit terhadap kegiatan dan laporan keuangan setiap tahunnya.

” Saya sangat mengatensi ini, saya yakin teman-teman memiliki semua pengalaman berkaitan dengan hal pengelolaan keuangan sehinga tidak ada berbagai macam alasan yang tidak bisa dilaksanakan dengan berbagai kondisi, mumpung masi ada waktu dan ksemepatan kita hingga bulan Desember ini,” ujar Syarwani.

Munculnya kembali Covid-19 di Bulungan, Syarwani mengajak kepada seluruh OPD untuk tetap waspada dan mengambil langkah preventif bersama dalam menjaga dan mengawal penyebaran Covid-19 di lingkup Pemda Bulunhan.

” Berdasarkan data yang di rilis dinas Kesehatan Bulungan, per tanggal 20 November 2022. Kasus aktif Covid-19 di Bulungan tercatat sebanyak 66 rang. Meningkatnya jumlah covid-19 ini menajdi kewaspadaan kita bersama. Saya berharap dukungan kepada seluruh pimpinan Pratama yang ada di lingkup OPD masing-masing, untuk memastikan seluruh ASN di Pemda Bulungan yang belum melakukan vaksinasi dosis ke tiga Agara dapat melakukan vaksinasi dosis 3,” ujar Syarwani.

Selain itu, diakatakan Syarwani, banyak proyek perubahan yang dihasilkan oleh teman-teman Pratama, pimpinan satuan perangkat daerah, yang hanya menjadi dokumen dan sekedar menggugurkan kewajiban dalam mengikuti diklat kepemimpinan.

” Melalui proyek perubahan yang di hasilkan dapat diaktualisasikan, dan dapat di eksekusikan melalui proyek berubahan pada dinas masing masing, Saya menugaskan khusus kepada Bappeda untuk mengkoordinasikan dan menghimpun seluruh proyek perubahan ditahun ini, sehingga dapat menjadi inovasi besar di kabupaten Bulungan, diharapkan melalui proyek perubahan yang dihasilkan dapat mengatasi persoalan yang ada di perangkat daerah,” tuntas Syarwani. (#9)

Related posts